}

3.16.2012

Kekuatan Kata-Kata


Dalam postingan bersedia belajar sebelumnya telah dibahas mengenai kekuatan kata-kata, untuk membaca secara lengkapnya, silahkan klik link ini: http://www.bersediabelajar.blogspot.com/2012/03/rangkaian-kata-berharga. Alkitab sudah menjelaskan betapa dasyatnya kekuatan kata-kata seperti diuraikan pada postingan tersebut. Nah kali ini, kita lihat pada abad modern ini kebenaran pernyataan Salomo di dalam kitab Amsal 18:21, yakni penelitian yang dilakukan oleh Masaru Emoto mengenai kristal air dan rahasianya (The Hidden Messages in Water). Apa yang ia lakukan? Mungkin dari sekian banyak yang sudah dilihat dan didengar hal ini belum pernah tahu, silahkan mengikuti uraian selanjutnya

" Dalam salah satu penelitiannya, ia mencoba menempelkan kertas pada dua buah botol air. Untuk botol yang pertama ditempelkan kata “terima kasih” dengan huruf-hurufnya yang menghadap ke dalam, sedangkan botol kedua ditempelkan kata “bodoh” juga dengan huruf-huruf yang menghadap ke dalam. Hasil percobaannya ini sungguh mengejutkan. Botol air yang ditempelkan kata “terima kasih” menghasilkan kristal air heksagonal yang sangat indah, tetapi botol air yang ditempelkan kata “bodoh” menghasilkan kristal air yang tidak utuh dan terbelah. Kata-kata memiliki kekuatan. Itulah yang bisa kita tangkap dari penelitian yang dilakukan Emoto. Kata-kata yang baik akan berdampak positif, tetapi kata-kata yang negatif memiliki daya untuk menghancurkan.
." .



Apa yang sering kita gemakan (keluarkan) dengan perkataan kita (baik terhadap diri kita ataupun orang lain), baik disadari atau tidak, percayalah kata-kata itu akan "menghasilkan kristal air yang hexsagonal yang sangat indah" atau menghasilkan kristal air yang tidak utuh dan terbelah" tergantung dari kata yang kita ucapkan: POSTIF atau NEGATIF, "...siapa yang menggemakannya, akan memakan buahnya"

Seorang bapak ketika mendengar kebenaran ini coba ia mempraktekan kepada tanaman yang ia tanam dalam 3 pot tanaman. Masing-masing tanaman mendapat penanganan yang berbeda, semua tanaman mendapatkan air dan pupuk yang cukup, tetapi mendapat perlakuan yang berbeda seperti ini:
  • TANAMAN 1: diperkatakan denganperkataan yang positif, yang baik atau yang bagus
  • TANAMAN 2: diperkatakan dengan perkataan yang negatif, yang buruk atau jelek
  • TANAMAN 3: kadang positif, kadang negatif
dalam 3 bulan berikutnya si bapak tersebut melihat dengan takjub pertumbuhan 3 tanaman tersebut. Apa yang terjadi? Ya, tanaman pertama bertumbuh dengan baik sekali, sehat, dan segar, lain halnya dengan tanaman kedua, ia menjadi layu dan kurang bagus pertumbuhannya. Bagaimana dengan yang ketiga? Pertumbuhannya menjadi kerdil.... (ha...ha...ha...wah ternyata ga jauh-jauh ya seperti perlakuan terhadap manusia). Jadi kita tidak perlu lagi bereksperimen yang NEGATIF terhadap manusia, apalagi dengan anak-anak kita. STOP kata-kata NEGATIF terhadap anak-anak kita...! TETAPI LANJUTKAN kata-kata yang POSITIF / MEMBANGUN terhadap anak-anak kita... (semoga ada guru-guru yang luar biasa dan hebat yang dikenal sebagai pahlawan-pahlawan berjasa yang membaca postingan ini....)

Postingan Yang Berkaitan (silahkan klik judulnya):

Salam,
Sukses Selalu

Bersedia Belajar




Tidak ada komentar:

Posting Komentar

“Terima Kasih Telah Memberikan Waktu dan Komentarnya. Sudi kiranya berkomentar lagi di posting saya berikutnya” – Salam > Bersediabelajar.

Daftar isi

Daftar Isi