}

4.19.2012

Menatap Perubahan


"Begini lho caranya, masa seperti ini saja tidak tahu sih...Ah, mama "gaptek" (gagap teknologi) nih" Demikian sepenggal dialog antara anak dengan ibunya. Kejadian seperti itu sering terjadi ketika orang yang lebih dewasa ketinggalan dalam mengikuti atau mengantisipasi perubahan zaman, khususnya kemajuan dibidang teknologi. Dan jika ditelusuri, banyak faktor "alasan" yang menyebabkan banyak orang "gaptek" atau mengalami kesulitan mengikuti kemajuan zaman. Memang amat disayangkan, karena perubahan, apapun bentuknya adalah prinsip penciptaan. Semua yang ada di bumi ini pasti akan mengalami perubahan, tidak akan ada yang tetap sama.Jika kita mengerti, menyadari serta mengantisipasi perubahan, hal itu akan membawa kedamaian, bahkan akan membawa kebaikan bagi kita yang telah mempersiapkan dan telah siap mengikuti perubahan tersebut.Kita akan efektif dalam menanggapi perubahan tersebut.Dan tentunya mengembangkan harapan yang realistis, meminimalkan atau melenyapkan sama sekali kekecewaan yang mungkin timbul akibat dari kekuatan perubahan yang akan terjadi. Tetapi memang sangat disayangkan banyak orang yang tidak siap atau tidak menginginkan perubahan.Dalam hal ini bersedia belajar ingin mengajak untuk merenungkan sejenak pernyataan-pernyataan berikut ini:1."Jika Anda tidak menyukai perubahan, Anda akan menyimpang, bahkan lebih buruk lagi" (Jenderal Erick Shensike, mantan Kepala Staff Angkatan Bersenjata Amerika Serikat. 2 "Tidak ada orang yang bijaksana atau berani yang berbaring di atas rel sejarah untuk menunggu kereta masa depan melindasnya." Dwight D Eisenhower. 3."Masa depan memiliki cara kedatangan yang tidak diberitahukan." (George Will, wartawan pemenang Pulitzer dan penulis.

Ya, kehidupan kita di dalam keadaan perubahan terus menerus. Coba pandanglah sekitar kita, bukankah terus berubah, tidak ada yang sama dari waktu ke waktu. Contoh yang sederhana, pada umumnya rambut yang awalnya hitam, puluhan tahun berikutnya tampak sudah mulai memutih (kecuali memakai cara tertentu untuk mempertahankan keasliannya). Terlalu banyak yang telah menjadi korban perubahan karena tidak siap, dan tidak bijak menanggapi perubahan yang mendatanginya...

Inilah waktunya untuk kita BERUBAH...

Pada umumnya ada 4 tipe perubahan dalam kehidupan:
  1. Perubahan yang terjadi disekeliling kita
  2. Perubahan yang terjadi terhadap kita
  3. Perubahan yang terjadi di dalam diri kita
  4. Perubahan yang kita buat itu terjadi
Perubahan yang terjadi dalam kehidupan ada yang secara perlahan-lahan dan hal ini kebanyakan orang dapat menanggapi atau meresponsnya dengan baik tapi juga ada yang terkadang dibuat "tertatih-tatih" dalam melewatinya, jika ditelusuri hal tersebut disebabkan baik mulai dalam unit yang terkecil di dalam strata masyarakat yaitu keluarga, selanjutnya sekolah dan seterusnya, menurut bersedia belajar kurang atau tidak secara dini mempersiapkan dan melatih setiap anggotanya merespon atau mengantisipasi perubahan, hmmm alasan yang relevan untuk menjawab kondisi seperti itu adalah karena tidak ada atau belum dibuat kurikulumnya...Apalagi perubahan yang terjadi dengan mendadak, tidak sedikit orang ada yang "koleps", mati suri sampai mati beneran dibuatnya. ITULAH KEKUATAN PERUBAHAN. Ia tidak pernah memandang orang...

Efek perubahan dapat berbeda-beda satu dengan yang lainnya, ya, tergantung kesiapan dan kekuatan seseorang dalam menghadapinya. Dari yang sekedar menarik orang kepada pertumbuhan sedikit demi sedikit, atau lebih dari cukup sampai kepada yang berlimpah menikmati pertumbuhannya, dari hal yang bersifat materi sampai hal yang rohani. Atau menarik orang kepada kehancuran mental sampai kepada kehancuran fisik lewat aksi nekat bunuh diri karena stress, depresi, tidak lagi melihat jalan keluar...Saya tidak begitu pasti mengetahui berapa banyak orang yang telah berhasil atau gagal, beruntung atau mengalami kerugian, menikmati pertumbuhan atau kemunduran dalam melewati dasyatnya perubahan yang terjadi dalam kehidupan, tidak terhitung banyaknya...Yang menjadi pertanyaan pertama yang perlu diajukan kepada diri kita masing-masing, adalah:" Bagaimana saya menatap perubahan yang pasti terjadi di dalam kehidupan ini? dan pertanyaan yang kedua yang tidak jauh berbeda dengan yang pertama yaitu: "Saya dan Anda menginginkan ada di posisi mana di dalam perubahan tersebut? Di margin sebelah kanan atau kiri...? Jawaban yang muncul keluar dari kita itu baru permulaan awal dari menatap suatu perubahan...

Mungkin kita pernah mendengar peribahasa seperti ini: “Tak ada yang abadi selain perubahan.”Yang lebih hebat dan power full dari itu adalah pernyataan yang menegaskan:"Tidak ada satupun yang tidak akan digoncangkan, semuanya akan digoncangkan agar apa yang tak pernah tergoncangkan tinggal tetap.Uraian lengkapnya sebagai berikut:"Satu kali lagi Aku akan menggoncangkan bukan hanya bumi saja, melainkan langit juga." Ungkapan sekali lagi" menunjuk kepada perubahan pada apa yang dapat digoncangkan, karena ia dijadikan supaya tinggal tetap apa yang tidak tergoncangkan," Bijaklah kita apabila pernah gagal yaitu pernah berada pada posisi margin di sebelah kiri dari perubahan dan mulai beralih menatap perubahan untuk memilih dan mengambil posisi margin sebelah kanan dari perubahan jika perubahan itu datang, apalagi jika dengan kesadaran penuh memilih berada pada sisi pada "tempat" dimana perubahan itu tidak akan membuat perubahan, hal-hal yang bersifat abadi, yaitu hal-hal yang bernilai kekekalan yang adalah jati dari Dia yang tidak pernah berubah, sudahkah kita ada di dalam Dia yang tidak pernah mengenal perubahan dan yang tidak pernah berubah, dulu, sekarang dan selamanya?

Sebelum menutup postingan ini, akan menjadi lengkaplah jika para sahabat  bersedia belajar dan pembaca yang budiman mengklik kisah yang menarik untuk dijadikan refleksi kita di bawah ini,


Oh ya, ngomong-ngomong pertanyaan terakhir pastikan tidak terburu-buru dijawab ya sebelum membaca postingan yang lainnya yang ada pada blog bersedia belajar...(saran saya dapat ditengok sebentar postingan terkait di bawah ini (silahkan klik judul postingannya):

Kemana Harus Melangkah


Prinsip-prinsip Mengambil Pilihan Yang Tepat


Selubung Yang Disngkapkan


Set Me Free


Pengenalan Musim Kehidupan


atau artikel yang cukup menarik yang jarang atau mungkin tidak begitu dalam dipaparkan pada media di dunia maya / internet mengenai topik ini: Pelayanan Malaikat

Jika masih ada waktu atau nanti apabila menyempatkan lagi waktu untuk kembali mengunjungi blog ini, silahkan membaca postingan bersedia belajar yang lainnya yang dapat di lihat di daftar isi di bawah postingan ini, klik saja judul posting yang ingin dibaca / dilihat, maka nanti akan terbuka artikel yang dimaksud, semoga bermanfaat...

Salam,
Sukses Selalu

Bersedia Belajar




2 komentar:

Lucia mengatakan...

Hello, my friend! How are you? a beautiful night for you. Kisses

bersediabelajar mengatakan...

Verry well, thank You, nice to meet You, ,"A true and loyal friend is worth more than all the gold in the world" Great to see you again, God bless You

Posting Komentar

“Terima Kasih Telah Memberikan Waktu dan Komentarnya. Sudi kiranya berkomentar lagi di posting saya berikutnya” – Salam > Bersediabelajar.

Daftar isi

Daftar Isi