}

9.09.2011

Kecerdasan Manusia menurut Howard Gardner

Kecerdasan merupakan salah satu anugerah besar dari Tuhan Sang Pencipta Agung kepada manusia dan yang menjadikannya sebagai salah satu kelebihan manusia dibandingkan dengan mahluk lainnya. Dengan kecerdasannya, manusia dapat terus menerus mempertahankan dan meningkatkan kualitas hidupnya yang semakin kompleks, melalui proses berfikir dan belajar secara terus menerus (Wikipedia, File///F./Theory_of_Multiple_Intelligences.htm).Tentunya kita sebagai orang tua atau pendidik menginginkan anak atau peserta didik yang dipercayakan kepada kita adalah anak-anak yang cerdas.
Apa itu kecerdasan? Ada banyak teori yang dapat menjelaskan tentang kecerdasan. Howard Gardner mengatakan:

* Kecerdasan bukanlah sesuatu yang bersifat tetap
* Ia bagaikan kumpulan kemampuan atau ketrampilan yang dapat ditumbuhkan dan dikembangkan
* Kecerdasan adalah kemampuan untuk memecahkan suatu masalah; kemampuan untuk menciptakan masalah baru untuk dipecahkan; kemampuan untuk menciptakan sesuatu atau menawarkan suatu pelayanan yang berharga dalam suatu kebudayaan masyarakat 


Banyak yang beranggapan bahwa kesuksesan seseorang ditentukan oleh IQ yang tinggi, ternyata hal itu tidak selalu benar. IQ yang tinggi tidak selalu menjamin seseorang berhasil dalam hidupnya, bukankah banyak dari mereka yang ber IQ tinggi dikabarkan gagal dalam hidupnya, dipenjarakan karena korupsi, bangkrut dari usaha yang dibangun dari nol, stress bahkan ada yang bunuh diri? Dengan berjalannya waktu dan dengan diketemukannya kecerdasan lainnya seperti Kecerdasan Emosi (Emotional Quotien-Daniel Goleman), Kecerdasan Majemuk (Multiple Intellegence-Howard Gardner), Kecerdasan Memecahkan Kesulitan (Adversity Intellegence - Paul Scholtz), Kecerdasan Spritual (Spritual Qoutien-Dannah Z & Ian Marshall) serta  kecerdasan lainnya (konon katanya ada 150 kecerdasan manusia... hmmmm banyak sekali ya...), seseorang, dari ana-anak sampai orang dewasa, dapat mempelajari dan meningkatkan dirinya dengan penemuan-penemuan kecerdasan tersebut.

Mari kita semua yang bijak akan membimbing dan mengarahkan anak-anak kita dengan penemuan teori-teori  kecerdasan tersebut di atas, tidak hanya bertumpu kepada Kecerdasan Intelektual (Intelectual Quotient - Alfred Binet) saja. Sudah banyak sekarang orang tua termasuk khususnya para pendidik dari berbagai jenjang pendidikan / sekolah yang menerapkan teori-teori kecerdasan tersebut di atas. Nah bagi pengunjung dan sahabat bersedia belajar yang belum menerapkan teori-teori kecerdasan tersebut dalam proses pola asuh / pola ajarnya, segera mulai menerapkannya dalam pola asuh / pola ajar anak didiknya untuk mencapai apa yang disebut mencapai "keberhasilan hidup", mencapai kehidupan yang maksimal sebagai pribadi.

Pada postingan ini, bersedia belajar hanya akan fokus kepada Kecerdasan Majemuk, teori Kecerdasan Majemuk dari Howard Gardner (Klik tombol Open untuk membuka / menutup materi pembahasan)


Klik:

Prof. Dr.Howard Gardner mengemukakan 9 kecerdasan yaitu:
Intelegensi Linguistik
Didefinisikan sebagai kemampuan bahasa baik bahasa ibu atau bahasa asing untuk mengekspresikan pikiran dan memahami orang lain. Sastrawan terkhususkan sebagai memiliki intelegensi bahasa namun profesi seperti jurnalis, orator, pengkhotbah, politikus, pengacara adalah gambaran umum orang-orang yang memiliki intelegensi linguistik.
Kunci utama dari intelegensi linguistik adalah:
• Keterlibatan untuk menerima atau membuat pembicaraan atau tulisan
• Kemampuan berkomunikasi dan merasakan sesuatu melalui bahasa
• Keterlibatan sensitivitas pada suatu bahasa
Kemampuan tambahan:
• Bahasa ekspresif
• Menunjukkan narasi atau membuat cerita
• Bahasa deskripsi atau instruksi
• Melaporkan
• Bahasa puitis
• Permainan kata
Peran atau domain yang membutuhkan bahasa sebagai inti:
• Novelis
• Komedian
• Pengacara
• Jurnalis
• Ustadz/ahli rohani yang berkhutbah
• Pelatih
• Guru
Wacana untuk meningkatkan kemampuan linguistik:
• Tulisan
• Permainan kata
• Cerita
• Majalah/koran
• Diskusi
• Sandiwara
• Debat/Pidato
• Lirik
Penggunaan sehari-hari:
• Membaca koran, menulis blog, berpartisipasi dalam diskusi
Intelegensi linguistik tidak termasuk:
• kemampuan menggunakan banyak bahasa
• banyak bicara
Intelegensi Logika – Matematika
Orang dengan kemampuan yang dikembangkan terkait dengan logika matematika mengerti benar mengenai prinsip sebab akibat, manipulasi angka, kuantitas, operasi matematika.
Kunci utama dari intelegensi logika – matematika adalah:
• Kemampuan individu menggunakan hubungan abstrak
• Penggunaan angka dan berpikir logis
Kemampuan tambahan:
• Numerical Reasoning; perhitungan, estimasi, analisa jumlah
• Pemecahan masalah logis
Peran atau domain yang membutuhkan logika – matematika sebagai inti:
• Guru matematika
• Ilmuwan
• Teknisi/engineer
• Arsitek
• Programmer komputer
• Ahli sipil
• Analis budget
• Akuntan
Wacana untuk meningkatkan kemampuan logika – matematika:
• Grafik
• Spreadsheet
• flowchart
• Timeline
• Perhitungan
• program komputer
• perencanaan bisnis
• puzzle logika
Penggunaan sehari-hari:
• Membaca jadwal pesawat terbang
• Mengelola anggaran rumah tangga
• Proyeksi pengeluaran gaji bulanan untuk keluarga
Intelegensi logika – matematika tidak termasuk pada penggunaan hanya angka karena terkandung kemampuan hubungan logika angka (numerical reasoning).

Intelegensi Musik
Integensi musik adalah kemampuan berpikir melalui musik, kemampuan mendengarkan pola suara, mengingat, menggabungkan dan memanipulasi. Musik adalah kemampuan dan kemampuan ini dimiliki oleh manusia sehingga dapat diartikan sebagai intelegensi musik.
Kunci utama dari intelegensi musik adalah:
• Kemampuan menerima dan mengerti pola suara
• Menciptakan dan mengartikan adanya suara
Kemampuan tambahan:
• Persepsi musik
• Mencipta musik
• Komposisi atau notasi
Peran atau domain yang membutuhkan musik sebagai inti:
• Musisi
• Koreografer
• Kritikus musik
• Konduktor
• DJ
• Pianis
• Komposer
• Teknisi musik
• Cheerleader
Wacana untuk meningkatkan kemampuan musik:
• Menulis lagu
• Bermain alat musik
• Menari
• Merekam
Penggunaan sehari-hari:
• Mendengarkan radio di mobil
• Bermain musik
• Bersiul
• Membedakan suara
Intelegensi Spasial
Merujuk pada kemampuan merangkai bagian atau visualisasi bagian secara mental dan dirangkai sesuai dengan pola-pola tiga dimensi yang diproses melalui pikirannya. Cara pelaut atau pilot melakukan navigasi dari gambaran keseluruhan dunia nyata merupakan contoh kemampuan spasial. Contoh lain atlet catur melakukan imajinasi langkah-langkah tertentu dan membayangkan bagaimana langkah-langkah selanjut dari bidak yang harus dikelola untuk mengepung raja musuh. Jika kemampuan spasial tinggi dengan orientasi ketertarikan pada seni yang tinggi maka lebih baik menjadi pelukis atau arsitek daripada seorang musisi atau jurnalis. Lebih lanjut, ilmuwan pada bidang ilmu tertentu membutuhkan kemampuan spasial seperti anatomi, topologi tanah, struktur kandungan mineral bintang tertentu.
Kunci utama dari intelegensi spasial adalah:
• Keterlibatan penerimaan dan pengolahan visual atau informasi 3 dimensi dalam satu pikiran
• Keterlibatan pencitraan ulang gambar dalam ingatan.
Kemampuan tambahan:
• Pemahaman sebab-akibat atau fungsi relasi melalui observasi
• Penggunaan informasi spasial untuk mengarahkan melalui dunia nyata
• Persepsi sensitif atau observasi visual realitas dan seni
• Hasil dari informasi visual atau cara kerja melalui seni
Peran atau domain yang membutuhkan spasial sebagai inti:
• Penata kebun
• Ahli bedah
• Mekanik
• Ahli kayu
• Fotografer
• Penari
• Atlet
• Pilot
• ATC
Wacana untuk meningkatkan kemampuan spasial:
• Grafik
• Mengecat
• Diagram
• Film
• Peta
• Model
• Aplikasi komputer seperti AutoCAD, CATIA, Photoshop dll
Penggunaan sehari-hari:
• Mencari jalan pintas di tempat terasing
• Penggunaan GPS di mobil atau Handphone
• Bermain catur
• Dekorasi rumah
• Menata bunga
Intelegensi spasial tidak termasuk penggunaan visual/mata, orang buta lebih banyak menggunakan kemampuan spasial.

Intelegensi Gerak Tubuh (Bodily-Kinesthetic)
Diartikan sebagai jumlah penggunaan keseluruhan tubuh atau sebagian; tangan, kaki, jari untuk memecahkan masalah, membuat atau menaruh sesuatu. Contoh paling akurat adalah atlet olah raga, seniman tari atau drama.
Kunci utama dari intelegensi gerak tubuh adalah:
• Penggunaan bagian/tubuh untuk memecahkan masalah
• Kemampuan mengontrol sebagian anggota tubuh atau keseluruhan
Kemampuan tambahan:
• Gerak atletis
• Gerakan kreatif (termasuk respon terhadap musik)
• Kendali tubuh dan kemampuan motorik yang adekuat
• Ide gerakan tubuh (koreografi)
Peran atau domain yang membutuhkan gerak tubuh sebagai inti:
• Penari
• Altet olah raga
• Aktor/aktris
• Pelatih
• Ahli bedah
• Penerjemah bahasa gerak tubuh
Wacana untuk meningkatkan kemampuan gerak tubuh:
• Berjoget/menari
• Mimik
• Bermain
• Mengecat
• Olahraga
Penggunaan sehari-hari:
• Bermain badminton
• Mengantri loket
• Menyikat gigi
• Mengutak-atik sesuatu
Intelegensi gerak tubuh tidak termasuk:
• Banyak gerak yang dilakukan anak kecil
• Gerak tubuh yang tidak beraturan dalam mengeluarkan energi
Intelegensi Interpersonal
Adalah kemampuan memahami orang lain. Kemampuan ini kita perlukan sehari-hari namun menjadi keutamaan jika Anda adalah politikus, guru, penjual, terapis.
Kunci utama dari intelegensi interpersonal adalah:
• Sensitif terhadap perasaan, keyakinan, mood, perhatian terhadap orang lain
• Melibatkan penggunaan pemahaman untuk mengefektifkan orang lain dalam bekerja atau menghasilkan sesuatu
• Melibatkan interpersonal untuk meraih sesuatu
Kemampuan tambahan:
• Mengasumsikan pada peran berbeda secara sosial (teman, rekan, atasan)
• Kemampuan menganalisa kondisi sosial atau orang lain
• Bertindak pada situasi sosial tertentu
Peran atau domain yang membutuhkan interpersonal sebagai inti:
• Tenaga pendidik (guru, trainer, pelatih)
• Konselor
• Aktivis/LSM
• Diplomat
• Ilmuwan sosial
• Konsultan manajemen
• Pemimpin umat
• Negosiator
Wacana untuk meningkatkan kemampuan interpersonal:
• Memberikan pelajaran
• Improvisasi drama
• Dilema moral
• Mediasi koflik
• Pelayanan publik
• Peran memimpin
Penggunaan sehari-hari:
• Transaksi jual beli
• Mengarahkan sesuatu
• Interaksi dengan rekan kerja
• Mengasuh anak
Intelegensi interpersonal tidak termasuk:
• Kecenderungan bekerja dalam kelompok
• Disukai banyak orang
• Kesopanan
• Etis atau humanis
• Status sosial
Intelegensi Intrapersonal
Intrapersonal merujuk pada kemampuan individu untuk mengerti diri sendiri, apa yang terbaik harus dilakukan, bagaimana bereaksi terhadap sesuatu, apa yang perlu dihindari dan yang mana yang dapat meningkatkan kemampuan diri. Gambarannya adalah seberapa baik orang mengerti diri sendiri, apa yang bisa dan tidak bisa dilakukan, kemana harus dituju untuk meminta pertolongan.
Kunci utama dari intelegensi interpersonal adalah:
• Kemampuan individu membentuk model mentalnya sendiri
• Melibatkan gambaran model untuk mengambil keputusan terhadap tindakan tertentu
• Termasuk kemampuan untuk membedakan satu perasaan, mood dan perhatian untuk mengantisipasi satu reaksi terhadap tindakan selanjutnya.
Kemampuan tambahan:
• Pemahaman diri
• Kemampuan menganalisa refleksi diri
• Mengartikan pemahaman melalui beragam ekspresi (menulis puisi, menggambar dll)
• Menggunakan pemahaman diri untuk keberhasilan diri maupun kelompok
Peran atau domain yang membutuhkan interpersonal sebagai inti:
• Terapis
• Sastrawan
• Trainer motivasi
• Psikolog
• Artis
• Aktivis
• Musisi
• Filsuf
• Pemimpin umat
Wacana untuk meningkatkan kemampuan intrapersonal:
• Refleksi diri
• Buku diari
• Autobiografi
• Melakukan aktivitas seni
• Membuat musik/lirik
• Puisi
Penggunaan sehari-hari:
• Beribadah
• Yoga
• Semedi
Intelegensi intrapersonal tidak termasuk kecenderungan bekerja sendiri atau mengurung diri.
Intelegensi Naturalis
Kemampuan individu untuk membedakan perihal makhluk hidup (binatang, tumbuhan) sebaik kemampuan membedakan dan sensitif terhadap hal-hal lain di dunia ini seperti bentuk awan, corak tanah, batu dll. Kemampuan ini diawali dari evolusi manusia dari sebagai pemburu, mengambil hasil bumi dan bertani; berlanjut proses evolusi sampai sekarang dengan peran-peran lebih khusus seperti ahli tumbuh-tumbuhan atau juru masak. Banyak ahli di bidang tertentu membutuhkan intelegensi naturalis seperti desain mobil, konstruksi bangunan, jembatan dll.
Kunci utama dari intelegensi naturalis adalah:
• Kemampuan memahami dunia sekitar dan bekerja secara efektif di dalamnya
• Kemampuan individu membedakan fungsi di sekitar kita
• Termasuk kemampuan membedakan corak dari benda-benda yang ada
Kemampuan tambahan:
• Kemampuan observasi
• Membedakan corak dan klasifikasi
• Pemahaman dengan dunia nyata
• Kemampuan memanfaatkan pemahaman untuk menciptakan produk (fashion, bertani, desain dll)
Peran atau domain yang membutuhkan naturalis sebagai inti:
• Ahli tata bunga
• Nelayan
• Koki
• Ahli tanaman/tumbuhan
• Petani
• Pendidik lingkungan hidup
• Aktivis lingkungan hidup
• Ahli biologi
• Penjaga hutan
Wacana untuk meningkatkan kemampuan naturalis:
• Berkebun
• Memelihara binatang/ikan
• Wisata alam
• Kegiatan alam bebas
Penggunaan sehari-hari:
• Memasak
• Berkebun
• Koleksi CD/perangko
• Bertaman
Intelegensi naturalis tidak termasuk pada batasan dunia luar.
Multiple Intelligence memiliki pengertian berbeda dengan intelegensi klasik, dimana pengertiannya adalah bahwa intelegensi merupakan potensi biopsikologi untuk memproses informasi yang dapat digerakkan berdasarkan setting budaya untuk memecahkan masalah atau mencipta sesuatu yang bernilai pada budaya tertentu. Dari definisi tersebut, multiple intelligence memiliki wacana:
• Berbagai pandangan beragam mengenai intelegensi; setiap pandangan memiliki simbol yang berbeda dimana setiap pandangan berdasarkan pada intelegensi umum yang dapat menangani suatu masalah tertentu yang sesuai dengan budaya atau kebiasaan yang ada.
• Intelegensi dapat diajarkan atau dididik; sebagai tema yang saling berinteraksi antara faktor biologis dan lingkungan sekitar, intelegensi dapat dididik dan dikembangkan. Intelegensi dapat berubah dan tumbuh sesuai dengan seringnya penggunaan dari intelegensi tersebut.
• Individu memiliki profil unik intelegensi untuk dikembangkan dan diubah; meski didasarkan dari teori bersifat biologi, tidak murni bahwa intelegensi ini bersifat genetik dan menurun. Berdasarkan debat antara nature dan nurture, intelegensi disini adalah hasil dari interaksi dengan lingkungan sekitar. Budaya, kebiasaan, sosial dan individu saling memberi pengaruh seberapa kuat dan khusus intelegensi digunakan.
• Setiap intelegensi melibatkan bagian dari kemampuan khusus; setiap intelegensi misal musik maka ada kemampuan khusus yang menunjukkan bagaimana merancang musik, birama yang sesuai, bunyi dari instrumen musik dan keperpaduannya.
• Intelegensi bergerak secara kombinasi, bukan terisolasi; dalam bentuk biopsikologi, intelegensi adalah olahan dasar yang dapat memecahkan suatu masalah tertentu sesuai dengan domain atau konteks dari masalah yang ada dan dibawakan bersama. Misal seorang pianis membutuhkan intelegensi musik, ketika bekerjasama dengan komposer membutuhkan intelegensi interpersonal dan ketika memainkan piano membutuhkan intelegensi gerak tubuh.

Inteligensi eksistensial ( Exixtential intlligence )
Kemampuan menyangkut kepekaan dan kemampuan seseorang untuk menjawab persoalan – persoalan terdalam keberadaan atau eksistensi manusia.





Untuk mengetahui kecerdasan anak atau peserta didik kita, diperlukan alat tes. Di bawah ini disediakan alat tes sederhana yang dimaksud:

Klik:

Test dan Observasi Multiple Intelligence
(Observasi Tes dari 8 kecerdasan)

Berikan tanda (V) jika sesuai atau tampak berlaku pada anak Anda dalam penjabaran ini dan tambahkanlah kemampuan serta kelemahan lainnya yang nampak dalam delapan variasi kecerdasan di bawah ini. Adalah bijaksana untuk tidak mengkategorikan anak Anda hanya ke dalam salah satu kategori karena sesungguhnya setiap anak memiliki 8 jenis kecerdasan tersebut, hanya saja penekanannya berbeda-beda.

Kecerdasan Linguistik
[ ] Suka menulis kreatif di rumah
[ ] Sangal hafal nama, tempat, tanggal, atau hal-hal kecil
[ ] Mengarang kisah khayal atau menuturkan lelucon dan cerita
[ ] Menikmati membaca buku di waktu senggang
[ ] Mengeja kata-kata dengan tepat dan mudah
[ ] Menyukai pantun lucu dan permainan kata
[ ] Suka mengisi teka-teki silang atau melakukan permainan seperti Scrabble
[ ] Menikmati mendengarkan kata-kata lisan (cerita, program radio, pembacaan buku, dan sebagainya)
[ ] Mempunyai kosakata yang luas untuk anak seusianya
[ ] Unggul dalam pelajaran sekolah yang melibatkan membaca dan / atau menulis

Kemampuan linguistik lain yang dimiliki anak Anda:


Kecerdasan Logis-Matematis
[ ] Menghitung problem aritmatika dengan cepat di luar kepala
[ ] Menikmati menggunakan bahasa komputer atau program software logika
[ ] Mengajukan pertanyaan seperti "Mengapa langit biru?"
[ ] Ahli bermain catur, dam, atau permainan strategi lain
[ ] Menjelaskan masalah secara logis
[ ] Merancang eksperimen untuk menguji hal-hal yang tidak dimengerti
[ ] Menghabiskan banyak waktu untuk memainkan teka-teki logika seperti kubus rubik atau permainan logika
[ ] Suka menyusun dalam kategori atau hierarki
[ ] Mudah memahami sebab dan akibat
[ ] Menikmati pelajaran matematika dan sains dan berprestasi tinggi

Kemampuan logis-matematis lain yang dimiliki anak Anda:


Kecerdasan Spasial
[ ] Menonjol dalam kelas seni di sekolah
[ ] Memberikan gambaran visual yang jelas ketika sedang memikirkan sesuatu
[ ] Mudah membaca peta, grafik, dan diagram
[ ] Menggambar sosok orang atau benda yang persis aslinya
[ ] Senang melihat film, slide atau foto
[ ] Menikmati melakukan teka-teki jigsaw, maze, atau kegiatan visual lain
[ ] Sering melamun
[ ] Membangun konstruksi tiga dimensi yang menarik (contoh: bangunan lego)
[ ] Mencoret-coret di atas secarik kertas atau di buku tugas sekolah
[ ] Lebih banyak memahami lewat gambar daripada lewat kata-kata ketika sedang membaca

Kemampuan spasial lain yang dimiliki anak Anda:


Kecerdasan Kinestetik-Jasmani
[ ] Berprestasi dalam olahraga kompetitif di sekolah atau di lingkungan permukiman
[ ] Bergerak-gerak ketika sedang duduk
[ ] Terlibat dalam kegiatan fisik seperti berenang, bersepeda, hiking, atau bermain skateboard
[ ] Perlu menyentuh sesuatu yang ingin dipelajari
[ ] Menikmati melompat, lari, gulat, atau kegiatan serupa (jika berusia lebih tua, mungkin menunjukkan kecenderungan ini dengan cara yang lebih tersamar)
[ ] Memperlihatkan ketrampilan dalam bidang kerajinan tangan seperti kerajinan kayu, menjahit, mengukir, atau memahat
[ ] Pandai menirukan gerakan, kebiasaan, atau perilaku orang lain
[ ] Menikmati bekerja dengan tanah liat, melukis dengan jari, atau kegiatan "kotor" lain
[ ] Sangat suka membongkar berbagai benda dan kemudian menyusunnya lagi

Kemampuan kinestetik-jasmani lain yang dimiliki anak Anda:


Kecerdasan Musikal
[ ] Memainkan alat musik di rumah atau di sekolah, sebagai anggota band atau orkes
[ ] Ingat melodi lagu
[ ] Berprestasi sangat bagus di kelas musik di sekolah
[ ] Lebih bisa belajar dengan iringan musik
[ ] Mengoleksi CD atau kaset
[ ] Bernyanyi untuk diri sendiri atau untuk orang lain
[ ] Bisa mengikuti irama musik
[ ] Mempunyai suara yang bagus untuk bernyanyi
[ ] Peka terhadap suara-suara di lingkungannya
[ ] Memberikan reaksi yang kuat terhadap berbagai jenis musik

Kemampuan musik lain yang dimiliki anak Anda:


Kecerdasan Antarpribadi
[ ] Mempunyai banyak teman
[ ] Banyak bersosialisasi di sekolah atau di lingkungan tempat tinggal
[ ] Tampak sangat mengenal lingkungannya
[ ] Terlibat dalam kegiatan kelompok di luar jam sekolah
[ ] Berperan sebagai "penengah keluarga" ketika terjadi pertikaian
[ ] Menikmati permainan kelompok
[ ] Berempati besar terhadap perasaan orang lain
[ ] Dicari sebagai "penasihat" atau "pemecah masalah" oleh teman-temannya
[ ] Menikmati mengajar orang lain
[ ] Tampak mempunyai bakat pemimpin

Kemampuan antarpribadi lain yang dimiliki anak Anda:


Kecerdasan Intrapribadi
[ ] Memperlihatkan sikap independen atau kemampuan yang kuat
[ ] Bersikap realistis terhadap kekuatan dan kelemahannya
[ ] Memberikan reaksi keras ketika membahas topik-topik kontroversial
[ ] Bekerja atau belajar dengan baik seorang diri
[ ] Mempunyai rasa percaya diri
[ ] Mempunyai pandangan hidup yang lain dari pandangan umum
[ ] Belajar dari kesalahan masa lalu
[ ] Dengan tepat mengekspresikan perasaannya
[ ] Terarah pada pencapaian tujuan
[ ] Terlibat dalam hobi atau proyek yang dikerjakan sendiri

Kemampuan intrapribadi lain yang dimiliki anak Anda:


Kecerdasan Naturalis
[ ] Akrab dengan hewan peliharaan
[ ] Menikmati berjalan-jalan di alam terbuka atau ke kebun binatang
[ ] Menunjukkan kepekaan terhadap bentuk-bentuk alam (misalnya, gunung, awan, atau, jika berada di lingkungan kota, mereka mungkin memperlihatkan kemampuan ini dalam kepekaan terhadap "bentuk-bentuk" budaya populer seperti misalnya sampel CD, model mobil, dan sebagainya)
[ ] Suka berkebun atau berada dekat kebun
[ ] Menghabiskan waktu dekat akuarium, terarium, atau sistem kehidupan alam lain
[ ] Yakin bahwa binatang mempunyai hak sendiri
[ ] Mencatat fenomena alam yang melibatkan hewan, tanaman, dan hal-hal sejenis (misalnya, mempunyai foto, buku harian, gambar koleksi, dan sebagainya)
[ ] Membawa pulang serangga, bunga, daun, atau benda-benda alam lain untuk diperlihatkan kepada anggota keluarga
[ ] Memperlihatkan pemahaman yang mendalam di sekolah dalam topik-topik yang melibatkan sistem kehidupan (misalnya, topik biologi, topik lingkungan hidup dalam mata pelajaran sains, dan sebagainya)

Kemampuan naturalis lain yang dimiliki anak Anda:


Berikut ini terdapat sejumlah pernyataan. Anda diminta untuk memberikan nilai pada masing-masing pernyataan, sesuai dengan gambaran diri anda.

Penilaian:
0: jika pernyataan tersebut sangat tidak menggambarkan diri anda.
1: jika pernyataan tersebut tidak menggambarkan diri anda.
2: jika pernyataan tersebut sedikit menggambarkan diri anda.
3: jika pernyataan tersebut kurang lebih / kira-kira menggambarkan diri anda.
4: jika pernyataan tersebut menggambarkan diri anda.
5: jika pernyataan tersebut sangat menggambarkan diri anda.


[ ] Saya sangat suka bekerja dengan objek.
[ ] Saya dapat dengan mudah mengenali arah.
[ ] Saya punya kemampuan untuk membantu menyelesaikan perselisihan di antara kawan saya.
[ ] Saya dapat dengan mudah mengingat kata / lirik yang ada dalam sebuah lagu.
[ ] Saya dapat menjelaskan topik yang rumit menjadi sesuatu yang sederhana dan mudah dimengerti.
[ ] Saya selalu mengerjakan sesuatu selangkah demi selangkah.
[ ] Saya mengenali diri saya dengan baik dan mengerti perilaku saya.
[ ] Saya menyenangi kegiatan yang melibatkan banyak orang.
[ ] Saya mudah belajar dengan cara mendengarkan ceramah dan diskusi.
[ ] Saya merasakan perubahan mood saat mendengarkan musik.
[ ] Saya menikmati puzzle, TTS, dan persoalan yang melibatkan logika.
[ ] Saat belajar, grafik, gambar, diagram, flowchart penting bagi saya.
[ ] Saya peka terhadap mood dan perasaan orang di sekitar saya.
[ ] Saya belajar lebih maksimal bila saya dapat bergerak dan mengerjakannya sendiri.
[ ] Saya memelihara atau menyukai hewan atau tanaman.
[ ] Saya harus melihat manfaat yang bisa saya dapatkan sebelum saya memulai mempelajari sesuatu.
[ ] Saya membutuhkan privasi dan ketenangan saat bekerja dan berpikir.
[ ] Saat mendengarkan musik, saya tahu alat musik apa saja yang digunakan.
[ ] Saya dapat dengan mudah mengingat dan melihat kembali kejadian yang pernah saya alami.
[ ] Saya suka dan tertarik dengan topik yang berhubungan dengan lingkungan.
[ ] Saya mempunyai perbendaharaan kata yang luas dan dapat mengungkapkan diri dengan baik dengan menggunakan kata-kata tersebut.
[ ] Saya suka mencatat.
[ ] Saya memiliki keseimbangan tubuh yang baik dan menikmati kegiatan fisik.
[ ] Saya mengerti pola dan hubungan yang terdapat dalam sebuah pengalaman atau kejadian.
[ ] Saya mampu bekerja sama dalam suatu kelompok.
[ ] Saya mengerti cara kerja tubuh dan memperhatikan kesehatan saya.
[ ] Saya tanggap dan jeli, sering kali melihat sesuatu yang terlewatkan oleh orang lain.
[ ] Saya mudah gelisah (mis: karena harus duduk diam dalam waktu yang lama).
[ ] Saya suka bekerja atau belajar sendiri (tidak perlu ditemani orang lain).
[ ] Saya suka musik atau membuat lagu.
[ ] Saya suka bekerja dengan angka dan memecahkan soal matematika.
[ ] Saya bisa membaca arah perubahan cuaca berdasarkan kondisi alam.

Setelah anda memberikan nilai pada semua pernyataan di atas, sekarang jumlahkan angka-angka tersebut sesuai susunan di bawah ini untuk melihat di mana kecerdasan anak Anda yang menonjol.

Kecerdasan Linguistik = no. 5 + 9 + 21 + 22
Kecerdasan Logika - Matematika = no. 6 + 11 + 24 + 31
Kecerdasan Visual - Spasial = no. 2 + 12 + 19 + 27
Kecerdasan Musikal = no. 4 + 10 + 18 + 30
Kecerdasan Interpersonal = no. 3 + 8 + 13 + 25
Kecerdasan Intrapersonal = no. 7 + 16 + 17 + 29
Kecerdasan Kinestetik - Jasmani = no. 1 + 14 + 23 + 28
Kecerdasan Naturalis = no. 15 + 20 + 26 + 32








5 komentar:

COF mengatakan...

Artikel yang bermanfaat, manusia memang dianugerahi kecerdasan untuk meningkatkan kualitas hidupnya, thanks dan salam kenal sobat.

cardiacku mengatakan...

Ilmu yang bermanfaat...terima kasih atas sharingnya sobat

bersediabelajar mengatakan...

Terimakasih sobat sudah mau berkomentar

izoel mengatakan...

penting nih, thank you bro .....

bersediabelajar mengatakan...

sama-sama mas, terima kasih sdh mau berkunjung

Posting Komentar

“Terima Kasih Telah Memberikan Waktu dan Komentarnya. Sudi kiranya berkomentar lagi di posting saya berikutnya” – Salam > Bersediabelajar.

Daftar isi

Daftar Isi