}

10.18.2011

Spiritual Check-Up

S
ecara natural kebiasaan orang apabila badan tidak sehat / fit, pasti akan mencari obat atau pergi memeriksakan diri ke dokter sesuai gejala sakit yang timbul. Hampir jarang kita temui, orang sesegera mungkin memeriksakan diri ke dokter jiwa (psikolog / psikiater) sampai sakitnya bertambah parah Tetapi yang sering terjadi adalah baru karena adanya "pemaksaan" oleh lingkungan yang terdekat, baru mau segera ditangani oleh dokter spesialis yang memang ahli dibidangnya untuk menerima pengobatan atau terapi kesembuhannya. Yang lebih parah dari itu, banyak orang yang tidak pernah cek kesehatan rohaninya. Nah yang ini lebih berbahaya lagi. Kenapa?
Karena dampaknya sampai KEKEKALAN. Banyak orang anggap enteng bahkan tidak terlalu peduli terhadap kesehatan mental dan rohani mereka, sungguh amat disayangkan. Kesehatan mental dan rohani tidak kalah penting dengan kesehatan jasmani, terlebih kesehatan mental dan rohani dapat mempengaruhi tubuh jasmani kita.

Sudahkah kita mengecek kesehatan mental dan rohani kita? Apakah secara berkala kita melakukan cek-up kesehatannya tersebut? Jika jawabannya belum pernah, mari lakukanlah sekarang cek kesehatan rohani Anda. Apabila jawabannya sudah pernah, tetapi itu sudah lama sekali, ayo, sekarang mulailah lakukan lagi, lakukanlah cek kesehatan rohani Anda secara berkala. Pastikan bahwa mental dan rohani kita dalam keadaan SEHAT....

Di bawah ini, bersedia belajar menyediakan beberapa alat tes dan tips kesehatan yang dimaksud (silahkan klik tombol Spritual Check-Up 1-6 untuk membuka dan menutupnya):
Semoga Bermanfaat - Sukses Selalu,
Bersedia Belajar


2 komentar:

Endy mengatakan...

artikel yang menarik mbak, saya adalah muslim, namun saya menyukai artikel mbak ini..

bersediabelajar mengatakan...

Terima kasih mas Endy ats kunjungan n komentarnya, hidup kt sementara di dunia ini mas, kt perlu berbuat baik kpd siapa sj semampu kt, smg tulisan artikel2 di sini dapat menolong jg utk sahabat2 yang mampir k blogku ini, sukses selalu mas Endy

Posting Komentar

“Terima Kasih Telah Memberikan Waktu dan Komentarnya. Sudi kiranya berkomentar lagi di posting saya berikutnya” – Salam > Bersediabelajar.

Daftar isi

Daftar Isi