}

9.23.2011

Karakter dan Kesuksesan

Karakter bukanlah agama, karakter bersifat universal, tidak dibatasi agama, gender atau usia. Agama apapun mengajarkan karakter, setiap manusia, baik pria maupun wanita perlu belajar mengembangkan karakter, dan pada usia berapapun, kita terus belajar untuk memiliki karakter yang baik.

Potensi ---->Kompetensi ----> Kinerja -----> Prestasi

Setiap orang memiliki potensi, dan setiap orang yang bekerja sesuai dengan potensinya akan meningkat. Jadi setiap orang perlu mengetahui potensinya. Potensi yang terus meningkat akan menjadi kompetensi atau kemampuan. Kompetensi yang terus meningkat akan menjadi kinerja, dan kinerja yang terus meningkat akan menghasilkan prestasi. Ada orang yang dapat dengan cepat meraih prestasi, tetapi ada yang tidak, peningkatan ini sangat dipengaruhi oleh karakter. Tanpa karakter yang baik, maka sesukses apapun, maka suatu hari kita dapat melihat kejatuhannya. 

Hidup berdasarkan fakta vs harapan

Jangan pernah membangun hidup diatas fakta (realita), tetapi bangunlah diatas harapan (impian). Misalnya hari ini saya bekerja di bagian cleaning service, jangan berpikir bahwa hanya sampai disinilah profesi saya, tetapi terus meningkatkan diri, Tuhan kita adalah Allah pencipta (Creator – asal kata kreatif), kejar impian kita, dan jangan menyerah kepada keadaan. Banyak sudah kita mendengar / melihat orang-orang yang telah meraih impiannya.Kalahkan kemalasan, tingkatkan kualitas hidup, kembangkan profesi.

Apa yang harus kita lakukan?  
Renungkan / meditasi, apa yang menjadi impian/cita-cita saya?

v     Renungkan/meditasi, bagaimana caranya agar impian jadi kenyataan?

v   Kejar impian dengan bekerja, yaitu bekerja dengan sepenuh hati, penuh syukur dan rendah hati. Apapun yang dikerjakan hari ini, kerjakan secara professional. Tidak ada pekerjaan yang hina di hadapan Tuhan

v     Menambah wawasan dan pengetahuan, mengasah dan meningkatkan keterampilan / skill

v     Isi kehidupan kita dengan nilai-nilai.
     
Orang akan menilai kita dari bagaimana kita bekerja, dan bagaimana nilai-nilai yang kita miliki.

Ditinjau dari sudut etimologi, kata “karakter” atau dalam bahasa Inggris disebut “character” berasal dari kata Yunani “charassein”Webster’s New World Dictionary of the American Language diartikan sebagai “pola perilaku moral individu.”
Karakter adalah:
·         Siapa diri kita dalam keadaan normal
·         Siapa diri kita dalam tekanan
·         Siapa diri kita ketika kita sedirian

Dalam tekanan, apakah berubah cara pandang atau sikap kita? Apakah kita cenderung bereaksi negatif atau positif? Kalau kita berubah, dan cenderung negatif, berarti karakter kita belum dewasa. Misalnya ketika tidak berhasil dalam menyelesaikan suatu tugas, kalau yang sudah bekerja, tidak naik gaji, atau ketika tidak menerima bonus tambahan, apakah kita menjadi kecewa? Bagaimana reaksi kita? Karakter inilah yang akan menentukan perjalanan hidup kita, termasuk hidup kita pada masa-masa yang akan datang. Ada slogan yang berbunyi:"“be careful of your character, for your character becomes your destiny.” Jika diterjemahkan, arti pepatah tersebut berbunyi demikian, “Berhati-hatilah dengan karaktermu, karena karaktermu akan menentukan nasibmu." 

Karakter harus diperjuangkan, perlu dimotivasi. Karakter adalah pilihan. Perubahan karakter dalam hidup kita tidak bisa hanya sekedar transfer knowledge, hal itu harus benar-benar menyentuh kedalaman hidup kita, yang kemudian akhirnya akan menjadi pola / gaya / pattern hidup kita. Perubahan bukan hanya diwacanakan / dibicarakan yang menyebabkan terjadinya perubahan. Perubahan bukanlah suatu perubahan sampai terjadi perubahan. Bukankah seorang bijaksana pernah berkata:"1% pencapain / keberhasilan hidup adalah karena faktor keberuntungan, sedangkan 99% lagi adalah kerja keras." Dan bukankah sifat kerja keras itu adalah salah satu buah karakter? Hasil survey penelitian dari orang yang berhasil dalam hidupnya / sukses di beberapa bidang area kehidupan membuktikan bahwa hampir 90% karakter yang bersangkutan yang membawa mereka berhasil / sukses. Ada pernyataan yang bagus untuk kita renungkan:"Karisma bisa membawa orang sampai ke puncak, tetapi karakterlah yang mempertahankannya tetap dipuncak."

Di bawah ini ada 49 kualitas karakter yang semestinya kita miliki, latih dan tingkatkan dalam kehidupan, meraih keberhasilan / kesuksesan, dan tetap mempertahankan kesuksesan tersebut tetap ada dipuncak....
49 Kualitas Karakter
1. Alert (Waspada/Siaga): Memperhatikan yang terjadi di sekitar kita sehingga dapat menanggapi dengan benar
2. Attentive (Penuh Perhatian): Menunjukkan penghargaan kepada seseorang atau suatu tugas dengan konsentrasi penuh
3. Available (Siap Sedia Melayani/Tidak Egois): Mengutamakan keinginan orang yang dilayani di atas jadwal dan prioritas pribadi
4. Benevolent (Penuh Kebaikan/Kasih): Memenuhi kebutuhan dasar orang lain tanpa pamrih
5. Bold (Berani): Berani karena perkataan atau perbuatan kita benar, adil dan baik
6. Cautious (Berhati-hati/Penuh Pertimbangan): Mengetahui pentingnya waktu yang tepat dalam melakukan sesuatu yang benar
7. Compassionate (Simpati/Berbelaskasihan): Ikut merasakan apa yang dirasakan orang lain
8. Content (Berpuas Hati/Tidak Tamak): Menyadari bahwa kebahagiaan sejati tidak bergantung pada hal-hal materi
9. Creative (Kreatif): Melakukan pendekatan terhadap suatu kebutuhan, tugas, atau ide dengan perspektif baru
10. Decisive (Tegas): Mampu dalam mengenali faktor-faktor penting dan mengambil keputusan yang sulit
11. Deference (Santun/Sopan): Membatasi kebebasan agar tidak mengganggu orang lain di sekitar kita
12. Dependable (Dapat Dipercaya/Diandalkan): Melakukan yang telah disepakati walaupun harus berkorban
13. Determinate (Bertekad Kuat/Ulet): Berketetapan untuk terus mencapai tujuan yang benar, pada saat yang tepat, meski menghadapi banyak tantangan
14. Diligent (Rajin/Tekun): Menggunakan waktu dan tenaga untuk menyelesaikan tugas yang dipercayakan dengan segenap hati
15. Discern (Cerdas/Berpikir Tajam/Berhikmat): Memahami penyebab suatu kejadian atau masalah dengan lebih mendalam
16. Discreet (Arif): Mengenali dan menghindari kata-kata, tindakan dan sikap yang dapat menimbulkan akibat/konsekuensi yang tidak diinginkan
17. Endurance (Tekun/Gigih/Tabah): Memiliki kekuatan dari dalam diri ketika menghadapi tekanan dan tetap melakukan yang terbaik
18. Enthusiastic (Antusias/Bersemangat): Dengan riang melakukan usaha yang terbaik dalam setiap tugas
19. Faithful (Percaya/Beriman): Yakin bahwa tindakan berdasarkan karakter akan menghasilkan yang terbaik, meski kita belum memahaminya
20. Flexible (Bisa Menyesuaikan Diri/Fleksibel): Memiliki kemauan untuk mengubah rencana atau ide sesuai arahan pimpinan
21. Forgiving (Pemaaf): Mengampuni dan melupakan kesalahan orang lain serta tidak menaruh dendam
22. Generous (Murah Hati): Dengan teliti mengelola segala sumber daya sehingga dapat dengan bebas memberi kepada yang memerlukan
23. Gentle (Lembut): Menunjukkan perhatian dan kepedulian kepada orang lain dengan sikap santun
24. Grateful (Tahu Berterima Kasih): Menyatakan kepada orang lain melalui perkataan dan tindakan bahwa mereka telah berjasa bagi hidup kita
25. Honor/Respectful (Hormat/Menghargai): Menghargai para pemimpin karena otoritas lebih tinggi yang mereka miliki
26. Hospitable (Ramah/Suka Memberi Tumpangan/Suka Menjamu): Dengan ceria berbagi makanan, minuman, tempat berlindung dan percakapan dengan orang lain
27. Humble (Rendah Hati): Mengakui bahwa pencapaian prestasi yang diraih adalah hasil dari bantuan Tuhan dan orang lain dalam hidup kita
28. Initiative (Berinisiatif/Cepat Tanggap): Mengetahui dan melakukan apa yang perlu dilakukan sebelum diminta
29. Joyful (Penuh Sukacita): Menjaga sikap yang baik meskipun sedang dalam kondisi yang tidak menyenangkan
30. Just (Adil): Memiliki kesadaran dan tanggung jawab pribadi untuk menegakkan hal yang murni, baik dan benar
31. Loyal(Setia): Menggunakan saat-saat sulit untuk menunjukkan komitmen kepada orang-orang yang dilayani
32. Meek (Lembut Hati/Suka Mengalah): Menyerahkan hak dan tuntutan pribadi demi keinginan untuk melayani
33. Obedient (Taat): Dengan segera dan senang hati melakukan perintah dari orang-orang yang bertanggung jawab atas kita
34. Orderly (Tertib/Teratur): Mampu untuk mengatur diri sendiri dan lingkungan sekitar untuk meningkatkan efisiensi
35. Patient (Sabar): Melewati masa sulit tanpa mengeluh dan memberikan tenggat waktu
36. Persuasive (Bisa Meyakinkan Orang): Membimbing orang lain dengan penjelasan yang benar sehingga dapat menerima tanpa paksaan
37. Punctual (Tepat Waktu): Menghargai orang lain dengan melakukan yang benar pada saat yang tepat
38. Resourceful (Berdaya Guna): Menemukan cara praktis untuk memanfaatkan sumber daya yang tak bernilai bagi orang lain
39. Responsible (Bertanggung Jawab): Mengetahui dan melakukan apa yang diharapkan dari kita
40. Secure (Tidak Kuatir/Tidak Takut/Merasa Aman): Membangun hidup dengan hal-hal yang tidak dapat dihancurkan atau direnggut oleh siapapun atau apapun
41. Self Control (Penguasaan Diri): Menolak keinginan yang salah dan melakukan yang benar
42. Sensitive (Peka): Memahami sikap dan perasaan yang sebenarnya dari orang lain di sekitar kita
43. Sincere (Tulus): Selalu melakukan yang benar dengan motif yang transparan
44. Thorough (Cermat/Teliti): Mengetahui faktor yang jika diabaikan akan mengurangi efek-tivitas pekerjaan atau perkataan kita
45. Thrifty (Hemat): Membiasakan diri dan orang lain untuk menggunakan dana dengan tujuan memenuhi kebutuhan, bukan keinginan
46. Tolerant (Tak Mudah Mengha-kimi/Bersikap Toleran): Menyadari bahwa setiap orang berada pada tingkatan yang berbeda dalam pembentukan karakter
47. Truthful (Jujur/Berkata Benar): Memperoleh kepercayaan dengan melaporkan fakta yang sebenarnya secara akurat
48. Virtuous (Saleh): Memiliki dan mempertahankan nilai-nilai moral yang tinggi serta melakukan yang benar dengan konsisten
49. Wise (Bijaksana): Melihat dan menanggapi kehidupan dari sudut pandang yang melampaui ke-adaan saat ini



Sukses selalu,
Photobucket

2 komentar:

Rausan mengatakan...

sangat bermanfaat bagi saya yang terkadang sering bingung, karakter apa yg cocok untuk saya. karena bilaa hanya mengandalkan pendapat orang, sering kali tdk objektif.

bersediabelajar mengatakan...

Terkadang pendapat orang yang dekat dengan kita tentang life style hidup kita lebih objektif, setuju sekali hidup kita perlu dibangun bukan kata orang, ttp berdasarkan pattern karakter yang dapat membawa kita kepada kesuksesan sejati dan tetap mempertahankannya tetap ada di puncak, terima kasih sudah memberi komentar dan berkunjung, sukses selalu

Posting Komentar

“Terima Kasih Telah Memberikan Waktu dan Komentarnya. Sudi kiranya berkomentar lagi di posting saya berikutnya” – Salam > Bersediabelajar.

Daftar isi

Daftar Isi