}

7.07.2011

Pengenalan Musim Kehidupan

Ada beberapa musim dalam kehidupan kita

Untuk segala sesuatu ada masanya, untuk apa pun di bawah langit ada waktunya......”
“Ia membuat segala sesuatu indah pada waktunya”.
                                                                                          (Pengkotbah 3:1, 11)

Musim Dingin – Musim Semi – Musim Panas – Musim Gugur

Kita mengenal beberapa musim yang sudah diatur oleh Tuhan sang Pencipta. Pengaturan ilahi yang mulia dan kreatif dari Sang Creator. Pada sebagian bangsa, hanya mengenal 2 (dua) musim saja, tetapi sebagian lainnya mengenal 4 (empat) musim. Masing-masing musim memiliki ciri keunikan tersendiri. Yang akan dibahas pada tulisan ini menitikberatkan pada musim kehidupan. Perbedaan fase perubahan dengan perbedaan siklus pengalaman masing-masing musim, efek pengaruh yang ditimbulkannya, serta manfaat yang dapat diperoleh dari pengalaman yang akan dialami pada musim-musim kehidupan tersebut.  Kita semua, tak terkecuali melewati semua musim dalam kehidupan kita.

 Mengapa Tuhan mengijinkan kita untuk mengalami musim ini?
Tentu, semuanya ada maksudnya. Dia menggunakan semua musim untuk melatih karakterNya yang ada di dalam diri kita dan untuk membawa kita kepada kedewasaan.Hidup kita lebih kuat dari sebelumnya, mengambil dan menerima manfaat dari musim-musim yang harus kita lalui jauh lebih baik daripada menolak dan mengeraskan hati.
Sebab Aku ini mengetahui rancangan-rancangan apa yang ada padaKu mengenai kamu, demikianlah firman TUHAN, yaitu rancangan damai sejahtera dan bukan rancangan kecelakaan, untuk memberikan kepadamu hari depan yang penuh harapan. (Yeremia 29:11)

MUSIM DINGIN

 Diantara semua musim, musim dingin adalah yang paling sulit. Beberapa orang mengalaminya dengan masa yang lama tetapi ada orang lain yang hanya mengalami lebih singkat dan hanya sedikit kesulitan.

 Periode rendah dalam kehidupan kita, suatu masa pencobaan dan penderitaan, musim jiwa ini dapat disebabkan oleh sakit, mental dan emosi yang terbakar, keletihan secara fisik, tekanan keuangan, retaknya hubungan, dll.

 Yusuf, Daud, Yeremia, Musa telah mengalami masa gelap di musim ini tetapi semuanya telah mengatasi pencobaan.

 Semakin keras melewati musim dingin, akan semakin baik musim panas yang akan dialami.

 Masa Sulit Musim Dingin
1. Masa mudah terluka – mengalami serangan roh
2. Masa penantian (Yes 40:31)
    Seperti rajawali menanti dengan sabar, bulu baru secara perlahan mulai bertumbuh. Penundaan bukanlah 
    penyangkalan
3. Masa persembunyian ( Maz 31 : 21 )
    Tetap disembunyikan sampai saatnya tiba dan siap. Elia, Yusuf, Yohanes pembaptis yang dikucilkan 
    sebelum masanya.         

4. Masa hutan belantara (Mat 4 : 1 )
    Kering, kasar, tandus, tidak ramah, terisolasi
5. Masa penolakan dan penganiayaan (Yes 53 : 3 )
    Bertentangan, pemulihan dari sakit, dituduh bersalah, kecemburuan dari orang lain, dst.

6. Masa pemangkasan (Yoh 15 : 1, 2)
    Dia memangkasmu untuk melepaskan potensimu sepenuhnya, meningkatkan produktivitasmu dan berbuah.
    Tetapi pada saat ini bisa akan merasakan kemunduran roh kita.              
7.Masa airmata (Maz 84 : 6)
   Tangisan airmata frustasi, kelemahan, kesepian dan bertanya pada Tuhan “kenapa? Kapan semua ini akan 
   berakhir? Masa Pneghancuran....  

8. Masa untuk mematikan (Pengktbh 3 : 2)
    Membawa kematian kepada ego yang menyusahkan, kebanggaan, ambisi pribadi, dst.

 Bahaya Musim Dingin
    Berhati-hati terhadap :
    1. Keputus asaan
    2. Perasaan gagal
    3. Menyalahkan orang lain
    4. Mencari pelepasan / pembebasan di tempat yang salah
    5. Keraguan, kekhawatiran, takut
    6. Penolakan
    7. Kepahitan dan kemarahan

Musim Semi
    Setelah bertahan dari dingin dan musim dingin yang gelap, tibanya musim semi, yang secara umum ditandai dengan sesuatu yang baru yang menggerakkan dalam hati dan roh kita. Mengalami kelaparan roh dan haus akan Tuhan. suatu masa pembaharuan dan restorasi dari gairah roh kita, kembali kepada kasih mula-mula. 

 Masa Pembaharuan Musim Semi
    1. Masa kunjungan
        Periode “bulan madu”, menikmati kasih dan hadiratNya
    2. Masa untuk mencari (Yes 55 : 6)
        MencariNya dengan mudah.
    3. Masa untuk berdoa (1 Tes 5 : 17)
         Mengembangkan suatu kebiasaan berdoa sampai doa menjadi bagian dari kehidupan sehari-hari.
    4. Masa bernyanyi / bermasmur (Maz 40 : 4)
    5. Masa penyegaran, pembaharuan dan kebangunan rohani

 Bahaya Musim Semi
    1. Jatuh ke dalam penipuan
    2. Terburu-buru dalam praduga
    3. Merasakan tiba saatnya 

Musim Panas
  Musim panas adalah waktu ketika seseorang mulai ke puncak dalam pelayanan. Ditandai dengan peningkatan eksploitasi rohani. Pembesaran spiritual, kapasitas roh Anda akan meningkat dengan kesempatan yang lebih besar. Ini adalah fase menarik dari pelayanan Anda. Anda akan menuai dan panen buah dalam pelayanan Anda.

 Manisnya Musim Panas
    1. Masa eksploitasi ( Mat 24 : 32 )
        Pengalaman yang paling berharga, pengurapan akan penuh kuasa ketika kamu berdiri dalam kemuliaan.
    2. Pemaksimalan kesempatan musim semi
        Masa membuka pintu

 Bahaya Musim Panas
    1. Berhati-hati pada keberuntungan, ketenaran, wanita / uang, tahta dan pria!
        Tidak banyak orang mampu memegang kekuasaan, keunggulan dan kemakmuran!
    2. Dikendalikan oleh keberhargaan, nafsu, materialisme.
    3. Terlalu percaya diri.
    4. Mammon.
    5. Manipulasi
        Kecenderungan mengendalikan orang-orang & manipulasi demi kebaikan diri sendiri.

 Musim Gugur
    Musim gugur adalah masa perbaikan, refleksi dan istirahat. Setelah mengalami panas & kegelisahan musim  panas. Seorang gembala yang baik tidak akan mempercepat dombaNya.Dia mengerti kebutuhan dombaNya untuk berhenti, minum dan berbaring.

 Refleksi Musim Gugur
    1. Masa berbalik
        Untuk melindungi dan mencegah dari pelangkahan lebih jauh pada arah yang salah.
    2. Masa pengisian kembali
       Mengambil waktu liburan, suatu perubahan rutinitas dan pemandangan yang sering meremajakan roh, jiwa dan tubuhmu.
    3. Masa untuk beristirahat
Jangan merasa bersalah kalau mau beristirahat.
    4. Masa untuk mengingat
Pertimbangkan dan bersyukur untuk semua berkat-berkatNya.
    5. Masa berdiam diri
Membantu mengendalikan hati dan pikiran dari lingkungan yang berisik.
    6. Masa untuk konsolidasi
      Asimilasi pengalaman dan pelajaran dari musim dingin, semi dan panas yang terdahulu untuk mendapatkan hikmat yang akan diaplikasikan untuk masa depan.

Bahaya musim gugur:
Kecenderungan untuk terlelap dan pasif, kehilangan masa kairos / kesempatan terbaik dari Tuhan (bisa menyebabkan kehilangan kesempatan-kesempatan emas dalam kehidupan) dimana kesempatan tersebut bisa saja tidak akan terulang kembali.

Refleksi:
Di musim kehidupan apa kita sekarang berada? Apakah kita menyadari musim-musim kehidupan tersebut? Dan apakah kita telah siap menghadapi dan mengambil manfaat dari setiap musim yang kita lalui?  Mari miliki sikap hati dan respon yang selalu bersediabelajar, karena kitalah yang harus menjawab setiap pertanyaan-pertanyaan kehidupan di atas...



Salam -

3 komentar:

Mutiara Pembelajar mengatakan...

terimakasih info musimnya...semoga bisa saya manfaatkan.


blogwalking syukuran kenaikan pagerank

CaRilaH seMua DisinI mengatakan...

panjang amet artikelnya sakit mata aku,,salam kenal y ce manis,,makasih udh mampir k blog aku zaman dlu,,klau mu mmpir ge k blog aku,,pasti ad sdkit prubhan yg kamu liat,,,slam knal y,,skli ge makasih,ku cma mampir bntar

Herdoni Wahyono mengatakan...

'Ada persamaan' antara apa yang ada di makrokosmos dengan di mikrokosmos. Apa yang terjadi di makrokosmos menjadi 'pelajaran' bagi kita. Semoga kita tidak hanya dapat membaca yang tersurat, tetapi juga dapat menangkap apa yang tersirat dalam kehidupan ini. Trims sharingnya. Salam blogger. Sukses selalu Sobat.

Posting Komentar

“Terima Kasih Telah Memberikan Waktu dan Komentarnya. Sudi kiranya berkomentar lagi di posting saya berikutnya” – Salam > Bersediabelajar.

Daftar isi

Daftar Isi